Pengalaman su-re.co dari Indonesia
Salah satu peserta asal Indonesia adalah su-re.co, wirausaha sosial yang mengembangkan solusi ketahanan iklim dan pembangunan berkelanjutan berbasis masyarakat.
Melalui berbagai inovasinya, su-re.co antara lain mengembangkan teknologi biogas sebagai alternatif memasak yang lebih bersih bagi masyarakat pedesaan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kayu bakar.
Melalui Market Access Track, su-re.co memperkuat pemahaman mengenai target segmen baru, saluran distribusi, mekanisme pembiayaan, serta peluang kemitraan.
Dukungan tersebut melanjutkan manfaat yang sebelumnya diterima melalui program ASEAN SEDP 4.0, berupa pendanaan hibah yang memungkinkan su-re.co memperluas jangkauan ke Sumba melalui proyek Empowering Women and Youth in Sumba Demo Day.
Dalam proyek tersebut, su-re.co memperkenalkan teknologi biogas kepada masyarakat Kadaghu Tana, Sumba untuk pertama kalinya.
“Melalui ASEAN SEDP Elevate, kami tidak lagi hanya berfokus pada pembuktian bahwa solusi biogas kami dapat diterapkan, tetapi juga mulai membangun model bisnis yang dapat dikembangkan dalam skala yang lebih luas,” ujar Engineering Officer su-re.co Bianca Angelique.
“Program ini membantu kami memperkuat akses pasar, mengeksplorasi peluang pembiayaan dan kemitraan baru, serta menjangkau komunitas yang sebelumnya belum dapat kami akses,” lanjutnya.
Sejak bergabung dalam program pada 29 Juli 2026, para peserta telah mendapatkan berbagai dukungan, mulai dari pendampingan individual hingga penjajakan peluang bisnis dengan investor dan mitra strategis.
Peserta juga mengikuti SAP Masterclass yang membahas pemanfaatan AI untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kesiapan investasi, serta mengukur dampak sosial.
Dukungan tersebut berlanjut melalui kesempatan memperluas jejaring dan membuka peluang baru di tingkat regional. Pada 21 dan 22 September 2026, peserta terpilih ASEAN SEDP Elevate akan menampilkan produk mereka dalam ASEAN Inclusive Business Forum 2026 di Manila.
Forum tersebut sekaligus menjadi wadah untuk membangun koneksi dengan perwakilan pemerintah, pelaku usaha, investor, dan mitra ekosistem dari berbagai negara di kawasan.
SUMBER: KOMPAS





