Koleksi Buku Minim, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri Ajak Warga Sumbang dan Gemar Membaca

Untuk mengatasi hal tersebut, DPK Kepri membuka peluang partisipasi masyarakat. Sumbangan buku dari berbagai pihak, termasuk pelajar dan penerbit, menjadi bagian penting dalam menambah koleksi.

“Kami sangat terbuka. Bahkan ada siswa SMA yang menyumbangkan koleksi novel mereka. Ini sangat membantu,” kata Bisri.

Selain itu, DPK juga mendorong hadirnya “pojok baca” di berbagai tempat, mulai dari instansi, ruang publik, hingga rumah tangga. Langkah ini dinilai penting untuk menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

“Kita ingin buku dekat dengan masyarakat. Di rumah pun harus ada pojok baca. Dari situ anak-anak akan mulai mengenal dan mencintai buku,” tambahnya.

Bisri optimistis, jika masyarakat mulai terbiasa memegang dan membaca buku, maka minat baca akan tumbuh secara alami. “Kuncinya di kebiasaan. Begitu orang mulai membaca, biasanya akan ingin membaca lagi,” tutupnya. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *