Proyek ini dinilai strategis karena akan memperkuat sistem kelistrikan di Batam, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung investasi dan aktivitas industri.
Selain itu, ia bersama tim juga meninjau titik banjir di kawasan Happy Garden, Lubuk Baja. Peninjauan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan sekaligus mengidentifikasi penyebab utama genangan air saat curah hujan tinggi.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi BP Batam dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, seperti listrik dan sistem drainase, yang berperan besar dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Melalui upaya tersebut, BP Batam menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan pelaku usaha, dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi warga.
Penguatan infrastruktur yang terintegrasi diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam, sekaligus meningkatkan daya saing kawasan sebagai salah satu pusat investasi unggulan di Indonesia. (Iman)




