Psikiater Viktor Frankl pernah menunjukkan bahwa manusia mampu bertahan menghadapi penderitaan ketika menemukan makna di balik apa yang dialaminya.
Penderitaan yang dimaknai dapat melahirkan ketangguhan. Sebaliknya, penderitaan yang hanya diratapi berisiko berubah menjadi keputusasaan.
Karena itu, ketika menghadapi masalah, pertanyaan yang lebih penting bukan hanya “Mengapa ini terjadi kepada saya?”, tetapi juga “Apa yang bisa saya pelajari dari keadaan ini?”
Berhenti Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Ketenangan hidup juga akan lebih mudah ditemukan ketika kita berhenti membandingkan diri dengan orang lain.
Setiap orang memiliki jalan, waktu, beban, dan ujian masing-masing. Apa yang terlihat dari luar belum tentu menggambarkan seluruh kenyataan yang sedang dihadapi seseorang.
Rasa iri, prasangka, dan keinginan untuk terus menghakimi orang lain hanya akan menguras kebahagiaan diri sendiri.
Fokuslah pada amanah dan tanggung jawab yang ada di hadapan kita. Kritik boleh disampaikan, tetapi tetap dengan kerendahan hati. Sebab, tidak ada seorang pun yang mengetahui seluruh cerita kehidupan orang lain.





