Kapasitasnya mencapai 3.000 orang dalam satu kegiatan. Fasilitas tersebut juga dilengkapi LED screen berukuran 9 x 4 meter untuk mendukung kebutuhan konferensi, pertunjukan maupun pameran.
Tidak hanya ruang acara, aspek aksesibilitas juga menjadi perhatian. Area parkir di bagian depan dan sekitar gedung mampu menampung lebih dari 330 mobil dan 500 sepeda motor.
Dengan kapasitas tersebut, Tiarma Convention Center diproyeksikan dapat menjadi venue untuk beragam kegiatan, mulai dari pernikahan adat, nasional dan internasional, konser musik dan kebudayaan, pameran, seminar lintas negara hingga job fair.
Ada hal lain yang membuat Tiarma Convention Center berbeda dari gedung konvensi pada umumnya.
Bangunan ini berada dalam ekosistem Panbil Eco Edu Park–Panbil Nature Reserve. Konsep tersebut menghadirkan perpaduan antara kebutuhan event berskala besar dengan suasana kawasan yang hijau dan asri.
Bagi industri MICE, kombinasi semacam ini dapat menjadi nilai tambah. Peserta konferensi maupun tamu undangan tidak hanya memperoleh ruang pertemuan, tetapi juga pengalaman berada di kawasan yang menawarkan nuansa alam.
Konsep tersebut sejalan dengan perkembangan industri MICE yang tidak lagi sekadar berbicara mengenai kapasitas ruangan dan kelengkapan teknologi. Pengalaman peserta, aksesibilitas, lingkungan dan daya tarik destinasi turut menjadi bagian dari pertimbangan penyelenggara event.
Batam sendiri memiliki modal kuat untuk mengembangkan sektor tersebut. Kedekatannya dengan Singapura dan Malaysia memungkinkan kota ini menjadi pilihan bagi penyelenggara kegiatan yang membutuhkan akses internasional namun tetap berada di Indonesia.
Sebelum resmi beroperasi penuh, Tiarma Convention Center sudah menunjukkan kemampuannya menangani aktivitas dengan jumlah peserta besar.
Dalam kegiatan donor darah massal pada Sabtu (29/8), lebih dari 500 warga memadati lokasi. Arus peserta yang datang sejak pagi menjadi gambaran nyata bagaimana fasilitas tersebut dapat digunakan untuk kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Acara itu turut dihadiri Chairman Panbil Group Johanes Kennedy, Ketua Perkumpulan Marga Goh Batam Goh Cheng Liang, Ketua IKPI Batam Bunandi, Ketua PMI Kota Batam Sri Soedarsono, Ketua Panitia Acara Harun Pandapotan serta sejumlah tamu undangan.
Johanes Kennedy mengatakan kegiatan donor darah tersebut menjadi acara perdana yang memanfaatkan Tiarma Convention Center untuk kegiatan sosial.
“Acara donor darah hari ini merupakan acara perdana yang dipakai untuk kegiatan sosial yang sesuai dengan niat awalnya,” ujar Johanes Kennedy dalam sambutannya.
Menurut dia, kehadiran Tiarma Convention Center tidak hanya ditujukan untuk menghadirkan fasilitas baru, tetapi juga meningkatkan standar penyelenggaraan berbagai kegiatan di Batam.
“Dengan hadirnya Tiarma Convention Center by Wyndham Panbil Batam, kami berkomitmen meningkatkan standar penyelenggaraan event di Batam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan industri MICE secara signifikan,” katanya.
“Tiarma”, Sebuah Doa untuk Batam





