Bisnis Avtur di Batam Bangkit, Penjualan Naik 69 Persen Sejak Pandemi Covid-19

Aviation Fuel Terminal Manager Hang Nadim Group, Sigit Gentur Sutopo
Aviation Fuel Terminal Manager Hang Nadim Group, Sigit Gentur Sutopo

“Melalui beberapa kali filtrasi, mulai dari filter water separator, strainer, sampai disuplai dan dipompa ke AFT Hang Nadim melalui jalur pipa kurang lebih delapan kilometer,” ujarnya.

Aliran avtur melalui pipa tersebut memiliki kapasitas sekitar 250-300 kiloliter per jam. Setelah tiba di AFT Hang Nadim, bahan bakar ditampung dalam empat unit tangki sebelum disalurkan kepada maskapai penerbangan.

Bacaan Lainnya

Proses pengisian ke pesawat juga dilakukan dengan sistem filtrasi ketat. Pertamina Patra Niaga menggunakan dua moda utama, yakni kendaraan pengisian berbasis tangki atau refueller serta hydrant dispenser yang terhubung dengan jaringan hydrant di apron bandara.

Sistem hydrant memungkinkan pengisian dilakukan langsung melalui jaringan perpipaan di apron, sedangkan kendaraan refueller dapat terhubung langsung ke pesawat. Kinerja penyaluran avtur di Hang Nadim tidak terlepas dari dinamika industri penerbangan nasional.

Sigit mencatat penjualan avtur mengalami penurunan drastis pada 2020 dan 2021 ketika pandemi Covid-19 membatasi mobilitas masyarakat dan aktivitas penerbangan.

“Penjualan turun drastis saat Covid. Pada 2020 dan 2021 turun kurang lebih 60 persen,” katanya.

Namun, kondisi mulai berbalik sejak 2022. Aktivitas penerbangan yang kembali meningkat membuat penjualan avtur secara bertahap mengalami pemulihan.

Dibandingkan 2021, penjualan hingga 2025 disebut telah meningkat sekitar 69 persen. Meski demikian, tingkat penjualan 2025 masih belum sepenuhnya kembali ke level sebelum pandemi.

Pada 2019, capaian penjualan berada di angka sekitar 94,47, sementara pada 2025 mencapai sekitar 76,65 berdasarkan grafik kinerja yang dipaparkan.

“Kalau dilihat sebelum Covid dan sesudah Covid, masih belum sampai seperti 2019,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *