Hidrogen Hijau Berbasis Panas Bumi Mulai Diproduksi di Ulubelu pada November 2026

PUTARBALIK.ID, JAKARTA — PT Pertamina (Persero) menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama berbasis pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.

Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza mengatakan, pemanfaatan energi panas bumi sebagai sumber energi untuk memproduksi hidrogen hijau merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung transisi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Bacaan Lainnya

“Di Lampung, kita Insyaallah bulan November ini akan mengundang Pak Menteri [Bahlil] dan Bu Dirjen [Eniya] untuk COD (Commercial Operation Date) atau peresmian,” ujar Oki saat pembukaan Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Proyek hidrogen hijau tersebut dikembangkan oleh PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO). Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi sekitar 80–100 kilogram hidrogen hijau per hari.

Pertamina mulai membangun fasilitas percontohan hidrogen hijau di Ulubelu pada September 2025 dengan nilai investasi sekitar US$3 juta.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *