Karena itu, ia mendorong perpustakaan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga mampu menjadi pilihan bagi generasi muda di tengah maraknya penggunaan mediasosial dan berbagai platform digital lainnya.
Bagi Nyanyang, teknologi bukan sesuatu yang harus dijauhi. Justru, teknologi dapat menjadi sarana untuk memperluas akses terhadap pengetahuan apabila digunakan secara bijak.
Di sisi lain, perpustakaan tetap memiliki peran penting sebagai ruang untuk membaca secara lebih mendalam, mencari referensi, belajar dan mengembangkan wawasan.
“Silakan berkunjung ke perpustakaan daerah,” ajaknya.
Kunjungan Nyanyang menjadi pengingat bahwa perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku. Di tengah perubahan zaman, perpustakaan dapat menjadi ruang publik yang mempertemukan pengetahuan, teknologi dan kebutuhan generasi muda untuk terus belajar.
Dengan puluhan ribu koleksi serta fasilitas pendukung yang tersedia, Gedung Perpustakaan Daerah Provinsi Kepri diharapkan semakin ramai dikunjungi masyarakat dan menjadi salah satu pusat tumbuhnya budaya literasi di Kepulauan Riau. (Iman Suryanto)





