


PUTARBALIK.ID, LINGGA – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya penyelenggaraan Liga PSSI Lingga 2026 yang resmi berakhir setelah seluruh pertandingan selesai digelar.
Menurutnya, kompetisi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pembinaan sepak bola sekaligus mencetak talenta muda yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di level nasional.
Liga PSSI Lingga 2026 yang diikuti 16 klub berlangsung kompetitif dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Selain menjadi ajang unjuk kemampuan para pemain, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan atlet usia muda yang berkesinambungan.
Nyanyang menilai konsistensi penyelenggaraan kompetisi daerah merupakan langkah strategis dalam melahirkan pemain-pemain berkualitas.
“Mudah-mudahan semakin banyak bibit seperti Ramadhan Sananta yang lahir dari Kabupaten Lingga,” ujar Nyanyang.
Menurutnya, sepak bola daerah akan berkembang apabila pembinaan dilakukan secara berjenjang dan kompetisi terus digelar secara rutin.
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, kata dia, siap memberikan dukungan agar pembinaan atlet tidak terhenti dan semakin banyak pemain Kepri mampu menembus level profesional maupun memperkuat tim nasional.
Tak hanya berdampak terhadap prestasi olahraga, Nyanyang juga menyoroti manfaat ekonomi yang muncul selama pelaksanaan turnamen.
Antusiasme masyarakat yang memadati pertandingan dinilai mampu menggerakkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar arena pertandingan.
“Kompetisi seperti ini bukan hanya melahirkan atlet, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, pembinaan sepak bola harus terus didukung bersama,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lingga, Novrizal, menegaskan Pemerintah Kabupaten Lingga berkomitmen mempertahankan momentum kebangkitan sepak bola daerah melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan.
Ia menyebut perkembangan sepak bola di Kabupaten Lingga menunjukkan tren yang semakin positif. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan Lingga meraih medali emas cabang sepak bola pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Kabupaten Karimun, serta kepercayaan menjadikan Dabo Singkep sebagai tuan rumah Gubernur Cup.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan klub, panitia juga menyerahkan uang pembinaan kepada seluruh peserta Liga PSSI Lingga 2026.
Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas latihan, pembinaan pemain muda, dan pengembangan organisasi klub.
Berakhirnya Liga PSSI Lingga 2026 menjadi penutup satu musim kompetisi sekaligus awal harapan baru bagi lahirnya generasi pesepak bola berbakat dari Kabupaten Lingga.
Dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kabupaten Lingga, PSSI, serta masyarakat, sepak bola Lingga diyakini akan terus berkembang dan mampu melahirkan pemain-pemain yang berprestasi di tingkat regional hingga nasional.(Iman Suryanto)





