


PUTARBALIK.ID, BINTAN – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari program prioritas nasional di bidang pendidikan.
Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat meninjau lokasi rencana pembangunan di kawasan Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wagub didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), instansi teknis, serta perwakilan pihak terkait lainnya. Mereka memastikan kesiapan lahan yang akan digunakan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun administratif yang masih perlu diselesaikan.
Lokasi yang disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat ini memiliki luas kurang lebih 9 hektare. Lahan tersebut dinilai cukup strategis dan telah memiliki kejelasan status kepemilikan, sehingga dapat segera diproses ke tahap berikutnya.
“Lahan ini sudah siap dan bersertifikat. Ini menjadi modal awal yang sangat penting. Namun kita tidak boleh lengah, karena daerah lain juga berlomba mendapatkan program ini,” ujar Nyanyang di sela-sela peninjauan.
Wagub menegaskan bahwa seluruh proses administrasi harus diselesaikan dalam waktu singkat. Ia menargetkan seluruh dokumen pendukung, mulai dari perizinan hingga kajian teknis, harus rampung paling lambat pertengahan Juli 2026.
Menurutnya, percepatan ini menjadi krusial karena program Sekolah Rakyat merupakan program strategis nasional yang diperebutkan oleh ratusan daerah di Indonesia.
“Lebih dari 400 kabupaten/kota mengusulkan program ini. Kita harus benar-benar siap. Kalau kita lambat, peluang itu bisa diambil daerah lain,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk terus melakukan koordinasi intensif setiap minggu guna memastikan tidak ada hambatan berarti dalam proses persiapan.





