Namun demikian, ia mengingatkan adanya risiko yang perlu dicermati, terutama kenaikan impor minyak seiring dengan melonjaknya harga minyak dunia.
“Kalaupun ada yang terlihat meningkat saat ini adalah nilai impor minyak kembali meningkat karena harga minyak kembali melonjak,” katanya.
Meski demikian, Myrdal menilai dampak kenaikan harga minyak terhadap inflasi masih akan terbatas. Dengan mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, ia memperkirakan inflasi konsumen masih berada dalam kisaran yang terkendali pada Juli 2026.
“Jadi proyeksi tekanan inflasi konsumen masih akan di bawah 3,5% pada Juli ini,” pungkasnya.
SUMBER: KONTAN





