Bisnis Tumbuh 50 Persen per Tahun, Rasa Group Perluas Pasar Ekspor ke Timur Tengah

Sherley mengatakan, House of Rasa merupakan investasi strategis yang ke depan akan dikembangkan di sejumlah kota besar di Indonesia.

“Kami tidak melihat House of Rasa hanya sebagai pusat keuntungan, tetapi sebagai fondasi membangun ekosistem industri F&B di seluruh Indonesia,” katanya.

Di tengah ekspansi bisnis, Rasa Group juga menghadapi berbagai tantangan industri, mulai dari kenaikan harga bahan baku, biaya logistik, inflasi, hingga perubahan kebijakan impor.

Harga kakao, misalnya, mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir akibat gangguan produksi dan faktor cuaca. Sementara itu, harga gula turut terdorong oleh adanya pembatasan impor.

Untuk menjaga daya saing, perusahaan memilih meningkatkan skala produksi dan memperluas pasar daripada sepenuhnya membebankan kenaikan biaya kepada konsumen.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *