“Kami harus menjaga harga tetap kompetitif. Karena itu strategi kami adalah memperbesar volume produksi dan memperluas pasar agar profitabilitas tetap terjaga,” ungkap Sherley.
Dengan strategi tersebut, Sherley optimistis Rasa Group mampu mencatatkan pertumbuhan bisnis dua digit sepanjang 2026. Optimisme itu ditopang oleh prospek industri F&B yang dinilai masih terbuka, baik di pasar domestik maupun internasional.
SUMBER: BISNIS INDONESIA





