Ekonomi Digital Berkembang Pesat, Wagub Kepri Dorong UMKM Manfaatkan Influencer Marketing

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura

Menurut Nyanyang, dalam dunia bisnis modern, tingkat kepercayaan konsumen kini menjadi faktor utama keberhasilan sebuah merek. Bahkan, keaslian komunikasi dinilai memiliki nilai lebih besar dibandingkan kampanye iklan konvensional dengan biaya tinggi.

“Di era digital, kepercayaan adalah mata uang paling berharga. Merek mungkin menciptakan produk, tetapi manusialah yang menciptakan kepercayaan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Lebih jauh, ia menyoroti bagaimana perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), big data, dan analisis digital telah merevolusi strategi pemasaran global. Perusahaan kini mampu mengukur efektivitas kampanye secara presisi, memahami perilaku konsumen, hingga mengoptimalkan tingkat pengembalian investasi (return on investment/ROI) dengan tingkat akurasi yang semakin tinggi.

Namun demikian, Nyanyang mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh mengabaikan aspek etika. Transparansi, kepercayaan, dan keaslian harus tetap menjadi fondasi utama dalam membangun strategi pemasaran yang berkelanjutan.

Dalam konteks pembangunan ekonomi negara berkembang, Nyanyang melihat influencer marketing membuka peluang besar bagi pelaku usaha kecil dan menengah untuk memperluas pasar internasional tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

“Melalui kreativitas digital dan kolaborasi strategis, produk lokal kini memiliki kesempatan untuk berkembang menjadi merek global. Ini menjadi peluang besar untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus memperkenalkan warisan budaya ke pasar internasional,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor bisnis dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah perlu menciptakan regulasi yang mendukung inovasi, universitas harus memperkuat kolaborasi dengan industri, sementara dunia usaha dituntut terus berinvestasi pada transformasi digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *